Showing posts with label peta geologi. Show all posts
Showing posts with label peta geologi. Show all posts

Tahap eksplorasi pendahuluan



Dalam tahap eksplorasi pendahuluan ini tingkat ketelitian yang diperlukan masih kecil sehingga peta-peta yang digunakan dalam eksplorasi pendahuluan juga mempunyai skala yang relatif kecil, yaitu 1 : 50.000 sampai 1 : 25.000. Adapun langkah-langkah yang dilakukan pada tahap ini adalah :




A.            Studi literatur



Dalam tahap ini, sebelum memilih lokasi-lokasi eksplorasi dilakukan studi terhadap data dan peta-peta yang sudah ada (dari survei-survei terdahulu), catatan-catatan lama, laporan-laporan temuan dll, lalu dipilih daerah yang akan disurvei.


Desain dan Perencanaan Eksplorasi




Seperti yang telah diuraikan sebelumnya, pekerjaan eksplorasi dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan data mengenai endapan (bentuk, penyebaran, letak, posisi, kadar/kualitas, jumlah endapan, serta kondisi-kondisi geologi). Pekerjaan eksplorasi ini harus telah selesai dilakukan sebelum memasuki tahapan perencanaan penambangan.

Tahapan eksplorasi penngeboran


Pentahapan-pentahapan kegiatan dalam suatu industri pertambangan (mulai dari eksplorasi, penambangan, s/d pengolahan) perlu dilakukan dan sebaiknya saling berkesinambungan, karena industri pengelolaan pertambangan ini mempunyai sifat-sifat, antara lain : mempunyai resiko tinggi , memerlukan modal yang besar ,teknologi yang tidak sederhana, serta memerlukan pengelolaan yang baik.  

Dasar-Dasar Pemetaan Geologi (Barnes, 1995)



BAB 1

PENDAHULUAN
      Peta geologi itu beragam, mulai dari peta hasil survey pendahuluan (reconnaissance survey) yang berskala kecil hingga peta hasil pemetaan lubang pertambangan dan peta perencanaan rekayasa yang mendetil. Pembuatan setiap peta itu memerlu-kan teknik tersendiri. Buku ini hanya membahas garis besar metoda dan teknik pemetaan geologi. Tujuannya adalah untuk memberikan bekal pengetahuan dasar kepada para ahli geologi muda. Di kemudian hari, pengetahuan dasar itu dapat mereka kembangkan sendiri. Buku ini tidak menjelaskan semua hal yang perlu diketahui oleh seorang ahli geologi muda. Walau demikian, buku ini diharapkan akan dapat merangsang imajinasinya sedemikian rupa sehingga dia akan dapat mengadaptasi-kan pengetahuan yang telah dikuasainya pada kondisi-kondisi lapangan tertentu serta mampu mengembangkan dan menemu-kan metoda-metoda baru yang dapat digunakan untuk menghadapi kondisi lain. Setiap ahli geologi hendaknya selalu ingat bahwa peta geologi yang akurat merupakan dasar dari semua pekerjaan geologi, termasuk penelitian laboratorium, karena hasil analisis laboratorium sedetil apapun tidak akan berarti apa-apa apabila kita tidak memiliki pengetahuan apapun mengenai tatanan dimana sampel itu berasal. Sebagaimana dikemukakan oleh Wallace (1975), "Tidak ada satupun benda yang dapat menggantikan peranan yang dimainkan oleh peta dan penampang geologi." Tidak ada dan tidak akan pernah ada. Geologi dasar harus dipahami terlebih dahulu. Apabila hal-hal yang bersifat mendasar seperti itu sudah salah, maka segala sesuatu yang dibangun di atas hal-hal itu juga akan salah.

Peralatan Dan Perlengkapan Pemetaan Geologi




      Seorang ahli geologi hanya memerlukan relatif sedikit peralatan untuk dapat bekerja di lapangan. Peralatan yang esensil untuk geologi lapangan adalah palu, kompas, klinometer, lup, dan pita ukur. Peralatan lain yang biasa diperlukan untuk penelitian lapangan adalah tempat peta, buku catatan, skala peta, busur derajat, pensil, penghapus, sebotol asam, dan pisau lipat. Pita ukur yang panjangnya sekitar 30 meter, pedometer, stereonet, dan stereoskop saku kadang-kadang diperlukan untuk keperluan tertentu. Spidol dan pinsil tukang kayu merupakan alat yang sangat baik untuk menandai sampel. Meskipun bukan merupakan peralatan esensil, kamera dan teropong dapat menjadi peralatan yang sangat terasa manfaatnya. Terakhir, setiap ahli geologi memerlukan sebuah ransel untuk membawa segala sesuatu yang dia bawa ke lapangan, termasuk makan siang!


      Seorang ahli geologi juga harus mengenakan sepatu dan pakaian yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Pakaian yang buruk dapat mengundang risiko hipotermia. Sebuah daftar yang memperlihatkan berbagai peralatan lapangan disajikan pada Lampiran IV. Daftar itu hendaknya selalu dirujuk setiap kali kita akan pergi ke lapangan.




Pengertian Pemetaan Geologi



Apa Pemetaan Geologi?

Pertanyaan pertama yang mungkin, dan seharusnya, muncul di benak setiap mahasiswa yang akan melakukan pemetaan adalah: "Apa pemetaan geologi itu?"

Pemetaan geologi [geological mapping] secara sederhana dapat diartikan sebagai keseluruhan kegiatan atau proses yang dijalankan dalam rangka membuat peta geologi dari suatu daerah yang menjadi objek pemetaan. 

Perlu diketahui bahwa istilah pemetaan geologi dalam pengertian sempit sering hanya diartikan sebagai kegiatan atau proses penelitian lapangan yang dilakukan untuk membuat peta geologi. Walau demikian, menurut hemat penulis, sebaiknya kita memandang pemetaan geologi dalam pengertian yang luas mengingat dalam kenyataannya kita tidak mungkin akan dapat membuat peta geologi yang utuh tanpa melibatkan proses analisis yang biasanya hanya dapat dilakukan secara terbatas di lapangan.

Pemetaan Geologi di Lapangan (ilustrasi sumber jerseyboyshuntdinosaurs.blogspot.com)


Featured post

Bio Mining Masa Depan Tambang Hijau

Kondisi Penambangan saat ini ( sumber ) Pada saat ini penambangan sumber daya alam selalu bertentangan dengan lingkungan alam. Penamb...